About me

Feeds RSS
Feeds RSS

Jumat, Juni 20, 2014

ILMU ALAMIAH DASAR (minggu 9-14)


9. EKOLOGI DAN DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA
9.1. IPTEK SERTA PERKEMBANGANNYA
1.        Perkembangan IPTEK Masa Kini
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang cukup pesat sekarang ini sudah menjadi realita sehari-hari bahkan merupakan tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek, terutama teknologi informasi (information technology) seperti internet.

9.2. PEMENUHAN KEBUTUHAN PRIMER DAN SEKUNDER
1.        Peran Ilmu Pengetahuan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Primer Dan Sekunder Berikut Contohnya
a.        Kebutuhan Primer
1)   Sandang : Manusia sebagai mahkluk susila memerlukan pakaian.
2)  Pangan : Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup. 
3)  Papan : Dalam masa yang masih tradisional rumah sangat tergantung pada bahan-bahan yang ada di sekitarnya. 
b.  Kebutuhan Sekunder
1)     Bidang industri : Teknologi merupakan cara yang harus dilakukan manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya.
2)    Bidang transportasi : Penemuan roda memegang peranan penting transportasi, karena dengan roda yang bentuknya bundar dapat diperlukan gerakan yang mudah, kemudian dapat dipermudah lagi dengan digunakan binatang penarik, sehingga beban manusia semakin ringan.

9.3. Peranan IPTEK Terhadap Bidang Sosial Dan Budaya
a.        Bidang Sosial
Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasan. 
c.         Bidang Budaya
Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, dll) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan. 


10. HIMPUNAN DAN BILANGAN
10.1. PENGERTIAN, PENULISAN DAN MACAM HIMPUNAN
1. PENGERTIAN HIMPUNAN
Himpunan merupakan kumpulan benda-benda atau objek-objek yang telah terdefinisi secara jelas  atau sekumpulan objek yang mempunyai satu kesatuan serta mempunyai keterikatan diantara anggota-anggotanya.
Contoh:
    Umum: 
·         himpunan mahasiswa Gunadarma yang namanya mulai dari huruf A.
·         ilmu geometri berhubungan dengan matematika yang berhubungan dengan titik.
     Khusus:

2.      MENYATAKAN ATAU MENULIS  SUATU HIMPUNAN
a)  Cara pendaftaran
Suatu cara yang dipergunakan untuk menulis himpunan dengan cara mendaftarkan setiap elemen / unsur dari himpunan tersebut. Contoh : himpunan binatang berkaki 4, ditulis B= {sapi,babi,anjing,...}
b)  Cara pencirian
Suatu cara yang dipakai untuk menyatakan / menulis himpuna dengan cara menulis karakteristik dari setiap elemen / unsur himpunan tersebut. Contoh: himpunan bilangan real  yang 2,005<x≤10,11

3.      JUMLAH UNSUR SUATU HIMPUNAN
Banyaknya elemen atau unsur yang terkandung didalam himpunan itu sendiri , biasanya di beri simbol “ N(A)”= kardinal.

4.      MACAM-MACAM HIMPUNAN
a)       Himpunan Kosong
Himpunan yang tidak memiliki elemen atau unsur. Simbol himpunan kosong
            {       } , Ф atau Ǿ. Contoh : himpunan nama hari yang diawali huruf z, himpunan bilangan bulat 4<x

b)           Himpunan Bagian
Jika A adalah himpunan, B juga himpunan  maka himpunan A dikatakan himpunan bagian dari himpunan B jika dan hanya jika untuk setiapn x elemen berada dalam himpunan  A dan untuk setiap x elemen pula berada dalam himpunan B.


11. RELASI
1. Pengertian
Relasi adalah hubungan antara elemen himpunan dengan elemen himpunan yang lain. Cara paling mudah untuk menyatakan hubungan antara elemen 2 himpunan adalah dengan himpunan pasangan terurut. Himpunan pasangan terurut diperoleh dari perkalian kartesian.
2. Definisi yang lain
a)        Perkalian kartesian (Cartesian products) antara himpunan A dan B ditulis: A x B
didefinisikan sebagai semua himpunan pasangan terurut dengan komponen pertama adalah anggota himpunan A dan komponen kedua adlah anggota himpunan B. A x B = { (x,y) / xÎA dan yÎB}
b)        Relasi biner R antara A dan B adalah himpunan bagian dari A x B. A disebut daerah asal dari R (domain) dan B disebut daerah hasil (range) dari R.
c)        Relasi pada A adalah relasi dari A ke A.
3. Representasi Relasi
1.     Representasi Relasi dengan Diagram Panah
2.   Representasi Relasi dengan Tabel
3.   Representasi Relasi dengan Matriks
·         Misalkan R adalah relasi dari A = {a1, a2, …, am} dan B = {b1, b2, …, bn}.
·         Relasi R dapat disajikan dengan matriks M = [mij]
4.      Representasi Relasi dengan Graf Berarah
·         Relasi pada sebuah himpunan dapat direpresentasikan secara grafis dengan graf berarah (directed graph atau digraph)
·         Graf berarah tidak didefinisikan untuk merepresentasikan relasi dari suatu himpunan ke himpunan lain.
5. Sifat-sifat Relasi Biner
a.    Refleksif (reflexive)
·         Relasi R pada himpunan A disebut refleksif jika (a, a)  R untuk setiap a  A.
·         Relasi R pada himpunan A tidak refleksif jika ada a  A sedemikian  sehingga (a, a)  R
b.    Menghantar (transitive)
·         Relasi R pada himpunan A disebut menghantar jika (a, b)  R dan (b, c)  R, maka (a, c)  R, untuk a, b, c A.
·         R = {(2, 1), (3, 1), (3, 2), (4, 1), (4, 2), (4, 3) } bersifat menghantar.
·         R = {(1, 1), (2, 3), (2, 4), (4, 2) } tidak manghantar karena.
·          (2, 4) dan (4, 2)  R, tetapi (2, 2)  R, begitu juga (4, 2) dan (2, 3)  R, tetapi (4, 3)  R.
·         Relasi R = {(1, 1), (2, 2), (3, 3), (4, 4) } jelas menghantar
·         Relasi R = {(1, 2), (3, 4)} menghantar karena tidak ada (a, b) R dan (b, c)  R sedemikian sehingga (a, c) R.
·         Relasi yang hanya berisi satu elemen seperti R = {(4, 5)} selalu menghantar.


12. FUNGSI
Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik. 

A.      Pengertian Domain, Kodomain dan Range
Domain disebut juga dengan daerah asal, kodomain daerah kawan sedangkan range adalah daerah hasil.
Contoh :
·         Diketahui himpunan P = { 1,2,3,4 } dan himpunan Q = { 2,4,6,8,10,12 }
·         Relasi dari himpunan P ke himpunan Q dinyatakan dengan "setengah dari ".
·         Jika relasi tersebut dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan menjadi : { (1,2),(2,4),(3,6),(4,8) }.

B.       Domain, Kodomain  dan Range
Pada relasi dari himpunan A ke B, himpunan A disebut Domain (daerah asal) himpunan  B disebut Kodomain (daerah kawan) dan  semua anggota B yang mendapat pasangan dari A disebut Range (derah hasil).
Contoh :
Tentukanlah domain, kodomain dan range dari relasi di bawah ini:
Jawab:
1).      Domain = { 3, 5 }
Kodomain = { 1, 2, 6, 8, 9}
Range = { 1, 2, 8}
2).    Domain = { 3, 5, 7, 8}
Kodomain = { 1, 2, 3, 4, 7, 8}
Range = { {1, 2, 3, 4, 7, 8}


13. PROPOSISI
A. PENGERTIAN PROPORSI
Proposisi adalah kalimat atau pernyataan yang selalu memiliki nilai kebenaran, baik itu bernilai benar atau salah tetapi tidak keduanya. Berikut ini merupakan contoh kalimat yang merupakan proposisi maupun yang bukan.
  1. 4 adalah bilangan genap.
  2. Soekarno adalah Presiden Indonesia yang pertama.
  3. Uniersitas Jendral Soedirman terletak di Temanggung.
  4. x + y = 2.
  5. Dimana letak pulau Jawa?
Kalimat 1 dan 2 adalah kalimat proposisi yang bernilai benar. Kalimat 3 adalah kalimat proposisi yang bernilai salah. Sedangkan kalimat 4 dan 5 bukan merupakan kalimat proposisi. Proposisi biasanya dilambangkan dengan huruf kecil seperti p, q, r,….. misalnya:
p : 4 adalah bilangan genap.
q : Soekarno adalah Presiden Indonesia yang pertama.
r : Universitas Jendral Soedirman terletak di Temanggung.

B. KOMBINASI PROPOSISI
Satu atau lebih proposisi dapat dikombinasikan untuk menghasilkan proposisi baru. Operator yang digunakan untuk mengkombinasikan proposisi disebut operator logika. Operator logika dasar yang digunakan adalah dan (and),  atau (or), dan  tidak (not).  Proposisi baru yang diperoleh dari pengkombinasian tersebut dinamakan proposisi majemuk (compound proposition). Dalam logika, dikenal 5 buah operator seperti dijelaskan dalam tabel berikut ini.
Simbol
Arti
Bentuk
-
Tidak / Not / Negasi
tidak…
Dan / And / Konjungsi
…dan…
Atau / Or / Disjungsi
…atau…
Implikasi
Jika…maka…
Biimplikasi
…jika dan hanya jika…
Contoh:
p : Hari ini hujan deras.
q : Mahasiswa tidak kuliah.
Maka:
p q    : Hari ini hujan deras dan mahasiswa tidak kuliah.
p q   : Hari ini hujan deras atau mahasiswa tidak kuliah.
-p       : Hari ini tidak hujan deras.
p -q  : Hari ini hujan deras dan mahasiswa kuliah.
-(-p)  : Tidak benar bahwa hari ini tidak hujan deras.
p q   : Jika hari ini hujan deras, maka mahasiswa tidak kuliah.
p q   : Hari ini hujan deras jika hanya jika mahasiswa tidak kuliah.

C. HUKUM LOGIKA PROPOSISI
Berikut adalah hukum-hukum logika yang berlaku pada proposisi.
1. Hukum Identitas
p F p
p T P
2. Hukum Null / dominasi
p F F
p T T
3. Hukum Negasi
p -p T
p -p F
4. Hukum Idempotent
p p p
p p p
5. Hukum Involusi (negasi ganda)
-(-p) p
6. Hukum Penyerapan (absorpsi)
p ( p q) p
p (p q) p
7. Hukum Komutatif
p q q p
p q q p
8. Hukum Asosiatif
p (q r) (p q) r
p (q r) (p q) r
9. Hukum Distributif
p (q r) (p q) (p r)
p (q r) (p q) (p r)
10. Hukum De Morgan
- (p q) -p -q
- (p q) -p -q

D. TABEL KEBENARAN
Tabel kebenaran adalah suatu tabel yang memuat nilai kebenaran proposisi majemuk. Nilai kebenaran dari proposisi majemuk ditentukan oleh nilai kebenaran proposisi-proposisi pembangunnya. Jika kalimat majemuk yang akan kita buat tabel kebenarannya memuat n proposisi tunggal, maka jumlah komposisi nilai kebenarannya ada 2n. Berikut ini adalah tabel kebenaran dari operator-operator logika dasar.
P
Q
-P
-Q
p q
p q
p q
p q
T
T
F
F
T
T
T
T
T
F
F
T
T
F
F
F
F
T
T
F
T
F
T
F
F
F
T
T
F
F
T
T
Note :
T : True
F : False

14. LOGIKA MATEMATIKA
Logika Matematika adalah cabang ilmu di bidang matematika yang memperdalam masalah logika. Yang memperjelas logika dengan kaidah-kaidah (aturan) matematika.
Trend perkembangan:
1.     Logika Proporsional
Logika Proporsional adalah Logika yang memproses penarikan kesimpulan secara logis (logical derivation) dari proposisi-proposisi.
Contoh : Anda harus belajar dengan rajin.
·         Majemuk (compound proposition): gabungan dari beberapa proposisi atomik menggunakan perangkai (connectives).

2.        Bukan Proposisi
Pernyataan bukan proposisi adalah Pernyataan yang menimbulkan banyak pendapat. Misal :
·         Angka 13 adalah angka sial.
·         Angka 7 adalah angka keberuntungan.
·         Ungu adalah warna janda.
·         Kalimat perintah dan kalimat tanya.
·         Badu, kerjakan tugas tersebut!
Sebuah proposisi tidak boleh digantikan oleh proposisi lain meski memiliki makna sama. Contoh :
·         A = Badu lapar.
·         B = Badu kenyang.
·         Bagaimanakah bentuk pernyataan “Tidak A”??
·         Bolehkah “Tidak A” digantikan oleh B??
3.    Variabel Proporsional
Penggunaan huruf latin sebagai variabel proposisional, tanpa menghilangkan sifat utama proposisi.
Contoh:
·         A = Badu lapar.
·         B = Badu kenyang.
Huruf latin yang tidak boleh digunakan: T dan F --> konstanta proporsional.

SUMBER :

 Nama : Nurul Syifana
Kelas : 1PA10
NPM  : 16513741

Jumat, Mei 02, 2014

Pengembangan Kreativitas dan Keberbakatan


Nama    : Nurul Syifana
NPM     : 16513741
Kelas     : 1PA10

Kata Pengantar
Segala puji dan syukur kami panjatkan kepadaTuhan yang MahaEsa, karena atas berkat dan limpahan rahmat-nyalah maka kami bisa menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
Berikut ini kami mempersembahkan makalah kami yang berjudul “Kreativitas Batako dari Limbah Plastik” yang menurut kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.
Dalam penyusunannya kami sangat berterima kasih kepada beberapa sumber dimana kami dapat menyusun makalah ini dengan tepat waktu.
Meskipun kami berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata kami berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca, terimakasih.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.          Latar Belakang Masalah
Konsep Ekonomi Kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Struktur perekonomian dunia mengalami transformasi dengan cepat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, dari yang tadinya berbasis Sumber Daya Alam (SDA) sekarang menjadi berbasis SDM, dari era pertanian ke era industri dan informasi. 
Pengembangan potensi industri kreatif dalam sektor ekonomi kreatif kedepannya akan tetap menjadi sebuah alternatif penting dalam meningkatkan kontribusi dibidang ekonomi dan bisnis, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembentukan citra, alat komunikasi, menumbuhkan inovasi dan kreativitas, dan penguatan identitas suatu daerah.

1.2.          Rumusan Masalah
1.      Apakah ekonomi kreatif itu ?
2.      Bagaimanakan ekonomi kreatif masyarakat pedesaan ?
3.      Apa sajakah manfaat yang bisa diraih dalam adanya Ekonomi Kreatif ?

1.3.          Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui ekonomi kreatif yang dibuat masyarakat pedesaan menuju Indonesia yang mandiri.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1.         Pengertian Ekonomi Kreatif

Konsep Ekonomi Kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Struktur perekonomian dunia mengalami transformasi dengan cepat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, dari yang tadinya berbasis Sumber Daya Alam (SDA) sekarang menjadi berbasis SDM, dari era pertanian ke era industri dan informasi. 

Kemampuan untuk mewujudkan kreativitas nilai seni, teknologi, pengetahuan dan budaya menjadi modal dasar untuk menghadapi persaingan ekonomi, sehingga muncullah ekonomi kreatif sebagai alternatif pembangunan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ada alasan lain mengapa indonesia menggunakan sistem ekonomi kreatif  Ternyata, tersimpan ribuan bahkan jutaan potensi produk kreatif yang layak dikembangkan di Tanah Air. Tengok saja potensi itu: sekitar 17.500 pulau, 400 suku bangsa, lebih dari 740 etnis (di Papua saja 270 kelompok etnis), budaya, bahasa, agama dan kondisi sosial-ekonomi.

Nilai-nilai budaya luhur (cultural heritage) yang kental terwarisi, seperti teknologi tinggi pembangunan Borobudur, batik, songket, wayang, pencak silat, dan seni bu daya lain, menjadi aset bangsa. Tercatat pula, tujuh lokasi di Indonesia yang dijadikan situs pusaka dunia (world heritage site). Belum lagi tingkat keragaman hayati (biodiversity) yang sukar ditandingi. Begitu banyak spesies yang khas dan tak dapat dijumpai di wilayah lain di dunia, seperti komodo, orang utan, cendrawasih. Tak ketinggalan, hasil budidaya rempah-rempah, seperti cengkeh, lada, pala, jahe, kayumanis, dan kunyit.


2.2.         Ekonomi  Kreatif Pedesaan Menuju Indonesia Mandiri
Keadaan perekonomiaan Indonesia saat ini jika menurut para petinggi Negara dan jajaranya, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Ditandai dengan pendapatan nasional meningkat, ekspor meningkat, angka kemiskinan dan pengangguran menurun, nilai tukar rupiah menguat. Pandangan ini memang tidak salah karena memang menurut data-data, perekonomian Indonesia sudah mulai bangkit dan maju, perekonomiannya sudah bisa dikatakan stabil. Globalisasi yang pada tahun-tahun ini pertumbuhannya pesat juga mempengaruhi perekonomiaan Indonesia. Globalisasi yang konsepnya adalah perdagangan bebas tanpa batas antar negara membuat barang-barang dari luar sangat mudah masuk ke Indonesia. Dan dampaknya masyarakat kebanyakan memilih barang-barang impor karena berbagai alasan, seperti barangnya bagus, bermutu dan ada yang hanya karena gengsi., Sadar atau tidak pola konsumsi yang memilih barang impor daripada barang produk dalam negeri bisa melunturkan rasa nasionalisme dan menurunkan pendapatan devisa negara yang mengakibatkan menurunya perekonomiaan nasional.

Program yang dicanangkan pemerintah yaitu program ekonomi kreatif. Program ini mendorong masyarakat terutama generasi muda untuk mandiri, berkreasi menciptakan produk-produk kreatif yang bermutu, dan harapanya bisa bersaing dengan produk dari luar negeri. Namun program ini kurang merata, hanya mengenai pada kalangan menengah keatas dan kebanyakan masyarakat perkotaan. Pemerintah kurang mensosialisasikan kekalangan menengah kebawah yang kebanyakan dipedesaan-pedesaan. Padahal potensi yang terdapat didaerah pedesaan sangatlah besar untuk dikembangkan program ekonomi kreatif. Pedesaan memiliki potensi yang sangat besar, potensi pertanian, peternakan hingga perikanan. Dengan diadakan program ekonomi kreatif masyarakat diberi penyuluhan bahwa produk-produk yang dihasilkan dari pertanian, peternakan dan perikanan yang melimpah tidak hanya dapat dijual, tetapi bisa diolah dan dimodif menjadi komoditas yang menarik dan menambah nilai ekonominya. Misalnya hasil pertanian singkong bisa dibuat kripik singkong atau tela-tela, hasil peternakan daging bisa dibuat sosis, atau yang lain yang bisa menambah nilai ekonomi. Dalam pemasaran hasil pertanian petani juga diberi penyuluhan jiwa enterpreneur atau manajemen pemasaran, jadi dalam menjual hasil pertaniannya diorientasikan pada keuntungan.

Ekonomi kreatif pedesaan dengan memaksimalkan potensi daerah masing-masing. Setiap daerah mempunyai potensi yang bnerbeda-beda dan mempunyai komoditas keunggulan yang berbeda pula. Dengan memanfaatkan potensi daerah masing-masing akan berimbas juga pada pemasaran yang tidak akan berebut sekmen pasar, dan akan menjadikan komoditas yang unggulan. Ekonomi pedesaaan dapat mendorong dan menambah rasa nasionalisme, karena dengan adanya komoditas-komoditas yang baik dan dapat bersaing dengan produk impor yang dihasilkan dari komoditas pertanian yang notabenya menjadi kebutuhan masyarakat akan bisa menambah kecintaan masyarakat terhadap produk sendiri, produk dalm negeri. Harapanya sedikit demi sedikit dapat meninggalkan produk dari luar.

        Ekonomi kreatif pedesaan akan menigkatkan perekonomiaan. Tidak hanya perekonomiaan secara makro tetapi juga secara mikro. Perkembangan perekonomiaan akan merata dimasing-masing daerah dengan memanfaatkan potensi daerah masing-masing dan juga akan mengurangi ketimpangan antara kemajuan diperkotaan dan pedesaan. Pendapatan masyarakat akan meningkat yang secara otomatis juga akan meningkatkan pendapatan nasional. Dengan ekonomi kreatif pedesaan setidaknya bisa menciptakan lapangan pekerjaan, orang-orang desa bisa menciptakan dan membangun usaha sendiri. Ganti orientasi mencari kerja dengan membuat kerja. Dengan terciptanya lapangan pekerjaan dipedesaan dan didaerah masing-masing dapt mengurangi angka urbanisasi yang sekarang juga menjadi masalah. Karena masyarakat desa berbondong-bondong pindah merantau kekota untuk mengadu nasib dikota.

Indonesia adalah negara agraris dan masih kebanyakan daerahnya berupa desa. Dengan mengembangkan perekonomian dipedesaan yang hampir sebagian besar masyarakatnya berpenghasilan dari pertanian maka dengan mengembangkan ekonomi di pedesaan kita mengembalikan jati diri bangsa Indonesia sebagai negara agraris. Ekonomi kreatif pedesaan akan membangkitkan perekonomian didesa dan di daerah-daerah sehingga kemajuan perekonomian tidak terpusat hanya di satu wilayah yang bisa mengakibatkan kecemburuan antar daerah dan bisa melunturkan rasa nasionalisme. Jika pertumbuhan ekonomi merata di semua daerah di Indonesia tidak akan ada daerah yang merasa dijajah bangsa sendiri dan di pinggirkan.

2.3.         Terobosan Pemerintah dalam Mengembangkan Ekonomi Kreatif
Untuk mengembangkan ekonomi kreatif, pemerintah harus membuat beberapa langkah terobosan, diantaranya seperti :
  1. Menyiapkan insentif untuk memacu pertumbuhan industri kreatif berbasis budaya, dengan harapan mampu menyumbangkan devisa sebesar US$ 6 miliar. Insentif itu mencakup perlindungan produk budaya, pajak, kemudahan memperoleh dana pengembangan, fasilitas pemasaran dan promosi, hingga pertumbuhan pasar domestik dan internasional.
  2. Membuat program komprehensif untuk menggerakkan industri kreatif melalui pendidikan, pengembangan SDM, desain, mutu dan pengembangan pasar.
  3. Memberikan perlindungan hukum dan insentif bagi karya industri kreatif. Beberapa contoh produk industri kreatif yang dilindungi HKI-nya, di antaranya buku, tulisan, drama, tari, koreografi, karya seni rupa, lagu atau musik, dan arsitektur. Produk lainnya adalah paten terhadap suatu penemuan, merek produk atau jasa, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu dan rahasia dagang.
2.4.         Manfaat yang bisa diraih dalam adanya Ekonomi Kreatif
Dengan menggenjot perkembangan industri kreatif di Tanah Air, banyak manfaat yang bisa diraih apabila pihak pemerintah dan para pendukung ekonomi kreatif serius dalam menjalankan tugasnya, diantaranya seperti :
  1. Bisnis UKM makin berkembang sebagian besar UKM bergerak di industri kreatif. Beberapa masalah UKM di Indonesia, seperti pemasaran, promosi, manajerial, informasi, SDM, teknologi, desain, jejaring (networking), dan pembiayaan diharapkan bisa segera teratasi. Alhasil, harapan IKM menjadi penggerak utama perekonomian nasional dengan kontribusi 54% kepada PDB dan pertumbuhan rata-rata 12,2% per tahun pada 2025 bisa diwujudkan.
  2. Mengurangi tingkat kemiskinan. Menurut BPS, orang miskin pada 2007 telah mencapai 16,5% (sekitar 37,1 juta jiwa), naik dibanding tahun 2005 yang 15,9%.
  3. Mengurangi tingkat pengangguran. Pada 2005, tingkat pengangguran resmi tercatat pada titik tertinggi, yakni 10,3%. Sementara itu angka pengangguran terbuka pada Agustus 2007 mencapai 10,01 juta orang. Tingkat pengangguran pedesaan sedikit lebih tinggi daripada di perkotaan. Mulai tahun 2000 seterusnya, ada kecenderungan meningkatnya pengangguran di kalangan perempuan dan orang muda. Studi Profesor Harvey Brenner dari Johns Hopkins University AS menunjukkan bahwa setiap 1% tambahan angka pengangguran akan mengakibatkan 37 ribu kematian, 920 orang bunuh diri, 650 pembunuhan dan 4000 orang dirawat di rumah sakit jiwa.
BAB III
PENUTUP
3.1.         Kesimpulan
Jika perekonomian pedesaan sudah bisa berjalan dan mandiri secara otomatis perekonomian nasional akan terbangun dengan pondasi-pondasi, dengan akar-akar yang kuat. Kalau itu sudah dapat terwujud Indonesia tidak begitu terpengaruh dengan goncangan-goncangan ekonomi dari luar yang sering terjadi dalam liberalisasi ekonomi. Dengan adanya ekonomi kreatif pedesaan yang memanfaatkan dan memaksimalkan potensi daerah masing-masing akan bisa meningkatkan ketahanan pangan. Karena sekarang orientasi pangan hanyalah beras akan bisa dialihkan dengan komoditas lain seperti singkong, jagung, dan lain-lain. Ekonomi kreatif pedesaan bisa menjadikan diversifikasi pangan yang bisa menjadi solusi menurunya ketahanan pangan.

Daftar Pustaka
  • http://id.wikipedia.org/wiki/
  • http://badetya.blogspot.com/2009/10/ekonomi-kreatif-pedesaan-menuju.html
  • http://succesed.wordpress.com/ekonomi-kreatif/